How-To Oleh Tim Editorial LPComp · 13 menit baca · 2026-08-16 None dibaca

Cara Instal Linux Mint dari DVD: Pengganti Windows Paling Mudah

Cara Instal Linux Mint dari DVD: Pengganti Windows Paling Mudah

Foto: dokumentasi LPComp

Bagian dari seri: Instal Linux untuk pemula
  1. Atur BIOS/UEFI supaya laptop mau boot dari DVD
    Mulai dari sini kalau DVD-nya diabaikan dan laptop langsung masuk Windows
  2. Buat flashdisk bootable
    Kalau laptop Anda sudah tidak punya DVD drive
  3. Pasang sistemnyaAnda di sini
    Halaman ini
Lihat semua panduan Linux ›

Panduan ini menuntun Anda dari layar pertama pemasang sampai Linux Mint siap dipakai. Ditulis untuk orang yang belum pernah memasang sistem operasi sama sekali — jadi setiap layar dijelaskan apa maksudnya dan apa yang sebaiknya dipilih, bukan sekadar "klik Next".

Panduan ini berlaku untuk semua versi dan edisi Linux Mint — 19.3, 20, 21.3, maupun 22, baik edisi Cinnamon, MATE, maupun Xfce. Alasannya: ketiga edisi memakai program pemasang yang sama persis. Yang membedakan Cinnamon, MATE, dan Xfce adalah tampilan setelah terpasang, bukan cara memasangnya. Jadi walaupun tangkapan layar di bawah diambil dari satu versi, urutan layar di laptop Anda akan sama.

Kalau laptop Anda belum bisa membaca DVD-nya sama sekali (menyala tapi tetap masuk Windows), selesaikan itu lebih dahulu lewat panduan Cara Boot DVD Installer Linux di Laptop. Panduan ini dimulai dari titik ketika layar Linux Mint sudah muncul.

Gambaran Umum: Ada Berapa Langkah?

Supaya Anda tidak merasa berjalan dalam gelap, ini peta seluruh prosesnya. Pemasang Linux Mint punya tujuh layar, dan di bagian bawah setiap layar ada deretan titik kecil yang menunjukkan Anda sedang di layar ke berapa — semacam penanda halaman.

Urutan Layar Yang ditentukan
1WelcomeBahasa sistem
2Keyboard layoutTata letak tombol
3WirelessSambungan WiFi (boleh dilewati)
4Multimedia codecsDukungan video & musik
5Installation typeNasib data di hard disk
6Where are you?Zona waktu
7Who are you?Nama akun & kata sandi

Dari ketujuh layar itu, hanya layar ke-5 yang berisiko. Enam lainnya bisa diubah kapan saja setelah Linux terpasang. Jadi santai saja di enam layar itu, dan berhati-hati di satu layar tersebut.

Sebelum Mulai: Satu Hal yang Wajib Dilakukan

Cadangkan dulu data penting Anda. Foto, dokumen, dan berkas kerja — salin ke flashdisk, hard disk eksternal, atau penyimpanan awan.

Ini bukan formalitas. Di layar kelima nanti ada pilihan yang menentukan apakah isi hard disk dipertahankan atau dihapus seluruhnya, dan pilihan itu tidak bisa dibatalkan setelah proses berjalan. Kalau data sudah dicadangkan, salah pilih pun tidak membuat Anda kehilangan apa pun.

Siapkan juga:

  • Charger tercolok. Jangan mengandalkan baterai — laptop mati di tengah proses bisa membuat sistem rusak setengah jadi.
  • Koneksi internet kalau ada. Tidak wajib, tapi membuat dua langkah berjalan lebih mulus.
  • Waktu luang sekitar satu jam. Proses menyalinnya sendiri 15–30 menit, sisanya untuk membaca layar dengan tenang.

Langkah 1: Coba Dulu Tanpa Memasang

Setelah DVD berhasil dibaca dan Anda memilih Start Linux Mint, laptop masuk ke tampilan Linux Mint yang sudah bisa dipakai — lengkap dengan menu, browser, dan pengaturan. Ini disebut mode Live: Linux berjalan langsung dari DVD tanpa menyentuh hard disk sedikit pun.

Manfaatkan momen ini. Cobalah beberapa hal berikut sebelum memutuskan memasang:

  • Apakah WiFi terdeteksi dan bisa tersambung?
  • Apakah suara keluar dari speaker? Coba putar video di YouTube.
  • Apakah touchpad dan keyboard berfungsi normal?
  • Apakah layarnya penuh, tidak ada garis hitam tebal di pinggir?
  • Apakah tampilannya terasa cukup gesit di laptop Anda?

Kalau semuanya berjalan baik di mode Live, hampir pasti baik juga setelah dipasang. Kalau ada yang bermasalah, lebih baik ketahuan sekarang selagi belum ada yang berubah di hard disk.

Satu catatan: mode Live terasa lebih lambat daripada hasil pemasangan sesungguhnya, karena semuanya dibaca dari DVD yang jauh lebih lambat daripada hard disk. Jadi jangan menilai kecepatan Linux dari mode Live — setelah terpasang akan terasa jauh lebih ringan.

Perlu diingat juga: di mode Live, semua yang Anda simpan hilang saat laptop dimatikan. Itu normal — DVD tidak bisa menyimpan perubahan.

Langkah 2: Jalankan Pemasang dan Pilih Bahasa

Di layar utama ada ikon bertuliskan Install Linux Mint. Klik dua kali ikon tersebut, lalu jendela pemasang terbuka dengan judul Welcome.

Layar Welcome pemasang Linux Mint dengan daftar pilihan bahasa

Layar 1 dari 7. Perhatikan satu titik biru di bagian bawah. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Pilih bahasa yang akan dipakai sistem. Saran kami: pilih English. Alasannya praktis — hampir semua panduan, jawaban forum, dan video tutorial Linux memakai istilah bahasa Inggris, sehingga saat Anda mencari solusi nanti, nama menu di layar cocok dengan yang tertulis di panduan. Kalau lebih nyaman berbahasa Indonesia, pilihannya tersedia dan bisa diubah kapan saja setelah terpasang lewat Languages di menu pengaturan.

Klik Continue.

Langkah 3: Tata Letak Keyboard

Layar Keyboard layout dengan English (US) terpilih dan kolom uji ketik

Layar 2 dari 7. Ada kolom "Type here to test your keyboard" untuk menguji. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Untuk keyboard yang dijual di Indonesia, pilih English (US) — itu tata letak standar yang dipakai hampir semua laptop di sini. Tidak ada pilihan "Indonesia" tersendiri, karena susunan hurufnya memang sama persis.

Gunakan kolom bertuliskan Type here to test your keyboard untuk menguji. Ketik beberapa karakter yang posisinya sering berbeda antarnegara: @, ", ?, dan \. Kalau yang muncul di layar sesuai dengan yang tercetak di tombol, pilihan Anda sudah benar.

Ada juga tombol Detect Keyboard Layout yang menebak otomatis dengan meminta Anda menekan beberapa tombol. Boleh dipakai kalau ragu, tapi untuk laptop Indonesia biasanya tidak perlu.

Langkah 4: Sambungkan ke WiFi

Layar Wireless untuk memilih jaringan WiFi saat pemasangan

Layar 3 dari 7. Boleh dilewati dengan memilih baris paling atas. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Layar ini menawarkan menyambungkan laptop ke WiFi. Ada dua pilihan:

  • I don't want to connect to a Wi-Fi network right now — lewati, pasang tanpa internet.
  • Connect to this network — pilih nama WiFi Anda, lalu masukkan sandinya.

Kalau ada WiFi, sebaiknya sambungkan. Manfaatnya nyata: kodek multimedia bisa langsung terpasang, dukungan bahasa lebih lengkap, dan sebagian driver terdeteksi otomatis. Prosesnya memang jadi sedikit lebih lama karena ada yang diunduh.

Kalau tidak ada WiFi, tidak masalah sama sekali. Lewati saja. Linux Mint tetap terpasang lengkap dengan browser, LibreOffice, dan pemutar media — semuanya sudah ada di dalam DVD. Yang tertunda hanya kodek dan pembaruan, dan itu bisa dikerjakan belakangan.

WiFi tidak terdeteksi sama sekali di layar ini? Berarti adaptor WiFi laptop Anda butuh driver tambahan. Lanjutkan pemasangan tanpa WiFi, lalu setelah selesai buka Driver Manager — caranya dijelaskan di bagian akhir artikel ini.

Langkah 5: Kodek Multimedia

Layar Multimedia codecs dengan kotak centang Install multimedia codecs

Layar 4 dari 7. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Kodek multimedia adalah komponen tambahan supaya Linux bisa memutar berbagai format video dan musik, serta menampilkan sebagian situs web dengan benar. Tanpa kodek, sebagian video mungkin hanya keluar suaranya tanpa gambar, atau tidak jalan sama sekali.

Centang kotaknya kalau tadi Anda menyambungkan WiFi — komponen ini diunduh saat pemasangan. Kalau tidak ada internet, kotak ini biasanya tidak bisa dicentang; lewati saja. Kodeknya tetap bisa dipasang belakangan lewat menu Install Multimedia Codecs di aplikasi Welcome Screen Linux Mint.

Langkah 6: Jenis Pemasangan — Layar Paling Menentukan

Inilah layar yang menentukan nasib data di hard disk Anda. Baca pelan-pelan sebelum mengklik apa pun.

Layar Installation type dengan tiga pilihan: alongside Windows, erase disk, dan something else

Layar 5 dari 7. Perhatikan peringatan merah pada pilihan kedua. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Pilihan yang muncul tergantung isi laptop Anda, tapi umumnya ada tiga.

Install Linux Mint alongside Windows

Artinya: Windows tetap ada, Linux Mint dipasang berdampingan. Setiap kali laptop dinyalakan, muncul menu untuk memilih mau masuk Windows atau Linux Mint. Ruang hard disk dibagi otomatis, dan dokumen di Windows tetap utuh.

Cocok untuk: Anda yang masih butuh Windows (misalnya untuk aplikasi kerja tertentu) tapi ingin mencoba Linux. Ini pilihan paling aman bagi pemula.

Yang perlu diketahui:

  • Pilihan ini hanya muncul kalau pemasang mendeteksi Windows dan masih ada ruang kosong yang cukup. Sediakan minimal 25–30GB ruang kosong untuk Linux.
  • Akan muncul penggeser untuk mengatur pembagian ruang antara Windows dan Linux. Geser sesuai kebutuhan; sisi Linux sebaiknya tidak kurang dari 25GB.
  • Sebelum memilih ini, ada baiknya menjalankan Disk Cleanup di Windows agar ruang kosongnya lebih lega.

Erase disk and install Linux Mint

Artinya: seluruh isi hard disk dihapus, lalu diganti Linux Mint. Perhatikan peringatan merah pada tangkapan layar di atas — Windows, semua program, dokumen, foto, dan musik akan hilang. Tidak ada tombol batal setelah proses berjalan.

Cocok untuk: laptop yang memang mau dijadikan Linux sepenuhnya, dan datanya sudah dicadangkan atau memang sudah tidak dibutuhkan. Cocok juga untuk laptop lama yang Windows-nya sudah sangat lambat atau rusak — justru di sinilah Linux Mint paling terasa manfaatnya.

Pilihan ini juga yang paling sederhana: tidak ada pengaturan tambahan, tidak ada partisi yang perlu dipikirkan.

Something else

Artinya: Anda mengatur sendiri pembagian ruang hard disk secara manual.

Layar partisi manual dengan daftar sda1 sampai sda4 dan pilihan format

Tampilan pilihan "Something else". Deretan kode seperti /dev/sda1 dan kotak Format inilah yang membuatnya berisiko bagi pemula. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Saran kami untuk pemula: jangan pilih ini dulu. Lihat tampilannya di atas — daftar partisi ditulis dalam kode seperti /dev/sda1, dan salah mencentang kotak Format akan menghapus partisi yang salah tanpa peringatan tambahan. Dua pilihan sebelumnya sudah mencukupi untuk hampir semua kebutuhan.

Setelah menentukan pilihan, klik Install Now. Muncul kotak konfirmasi berisi ringkasan perubahan yang akan dilakukan pada hard disk — baca sekali lagi, lalu klik Continue kalau sudah yakin. Sejak titik ini, hard disk mulai ditulisi.

Langkah 7: Zona Waktu

Layar Where are you dengan peta dunia untuk memilih zona waktu

Layar 6 dari 7. Klik lokasi di peta atau ketik nama kota di kolom bawah. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Klik wilayah Indonesia di peta, atau langsung ketik di kolom bawah:

  • Jakarta — untuk WIB (Waktu Indonesia Barat)
  • Makassar — untuk WITA (Waktu Indonesia Tengah)
  • Jayapura — untuk WIT (Waktu Indonesia Timur)

Mengetik nama kota lebih akurat daripada mengeklik peta, karena peta di layar kecil sulit ditekan tepat sasaran. Kalau salah pilih, jam di komputer akan meleset — gampang diperbaiki nanti lewat pengaturan tanggal dan waktu.

Langkah 8: Nama dan Kata Sandi

Layar Who are you untuk mengisi nama, nama komputer, nama pengguna, dan kata sandi

Layar 7 dari 7 — titik-titik di bawah sudah terisi semua. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Isi empat kolom berikut:

  • Your name — nama Anda, bebas, boleh pakai spasi dan huruf besar.
  • Your computer's name — nama untuk laptopnya, misalnya laptop-budi. Tanpa spasi. Nama ini muncul saat laptop tersambung ke jaringan.
  • Pick a username — nama akun Anda. Huruf kecil semua, tanpa spasi. Nama ini akan sering muncul dan sering diketik, jadi buat yang pendek.
  • Choose a password — kata sandi. Ini bagian paling penting untuk diingat.

Catat kata sandi Anda di tempat aman. Di Linux, kata sandi ini diminta bukan hanya saat masuk, tapi juga setiap kali memasang program atau mengubah pengaturan sistem. Lupa kata sandi berarti kesulitan besar di kemudian hari.

Ada dua pilihan tambahan di bawahnya:

  • Log in automatically — masuk tanpa mengetik sandi. Praktis, tapi siapa pun yang memegang laptop Anda bisa langsung membukanya.
  • Require my password to log in — harus mengetik sandi setiap menyalakan. Ini yang kami sarankan, terutama untuk laptop yang dibawa bepergian.

Ada juga kotak Encrypt my home folder (mengunci berkas pribadi dengan sandi). Untuk pemula, sebaiknya jangan dicentang — kalau kata sandi lupa, berkas Anda tidak bisa diselamatkan dengan cara apa pun.

Langkah 9: Menunggu

Layar tayangan slide saat pemasangan berjalan dengan bilah kemajuan Copying files

Proses menyalin berkas. Bilah biru di bawah menunjukkan kemajuannya. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Pemasangan kini berjalan, ditemani tayangan slide berisi perkenalan fitur Linux Mint. Di bagian bawah ada bilah kemajuan dan keterangan pekerjaan yang sedang berlangsung, misalnya Copying files....

Lamanya sekitar 15–30 menit, tergantung kecepatan hard disk dan DVD drive. Beberapa hal yang normal terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan:

  • Bilah kemajuan berhenti lama di satu titik lalu melompat jauh — itu wajar.
  • DVD drive berbunyi berputar keras sesekali.
  • Layar meredup karena penghemat daya. Gerakkan touchpad untuk menyalakannya lagi.

Yang tidak boleh dilakukan: mematikan laptop, mencabut charger, atau menekan tombol power. Biarkan sampai selesai.

Langkah 10: Selesai dan Menyala Ulang

Kotak Installation Complete dengan tombol Continue Testing dan Restart Now

Pemasangan selesai. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Saat muncul kotak Installation Complete, klik Restart Now.

Saat laptop menyala ulang, muncul tulisan yang meminta Anda mengeluarkan DVD lalu menekan Enter. Lakukan itu. Kalau DVD dibiarkan di dalam, laptop akan kembali masuk ke pemasang dan Anda mengira instalasinya gagal — padahal berhasil.

Kalau DVD tidak mau keluar karena laptop sedang mati, tunggu sampai laptop menyala kembali lalu tekan tombol eject-nya. Kalau terlanjur masuk pemasang lagi, tidak apa-apa: keluarkan DVD, lalu nyalakan ulang laptop dari menu.

Setelah itu, Linux Mint menyala dari hard disk. Masukkan kata sandi yang tadi Anda buat. Selamat — Linux Mint sudah terpasang.

Tiga Langkah Setelah Terpasang

Jangan berhenti di sini. Tiga hal berikut membuat Linux Mint Anda benar-benar siap pakai, dan sering terlewat oleh pengguna baru.

1. Pasang driver perangkat keras

Jendela Driver Manager menampilkan pilihan driver dengan label recommended

Driver Manager. Pilih yang berlabel recommended, lalu klik Apply Changes. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Buka menu, cari Driver Manager. Kalau ada driver tersedia — umumnya untuk kartu grafis NVIDIA atau adaptor WiFi tertentu — pilih yang bertanda (recommended), lalu klik Apply Changes dan nyalakan ulang.

Ini yang biasanya menyelesaikan tampilan tersendat, layar tidak penuh, atau WiFi yang belum terdeteksi.

Pesan You appear to be offline di Driver Manager dengan saran memasukkan disc instalasi

Kalau belum ada internet, DVD installer Anda bisa dipakai sebagai sumber driver. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Tips khusus pemakai DVD — ini sangat berguna kalau WiFi Anda justru yang bermasalah: saat Driver Manager menampilkan pesan "You appear to be offline", perhatikan kalimat lanjutannya — "Connect to the Internet or insert the Linux Mint installation disc". Artinya Anda tinggal memasukkan kembali DVD installer yang tadi dipakai, lalu Driver Manager akan mengambil driver dari situ tanpa perlu internet sama sekali. Jangan buang DVD-nya setelah pemasangan selesai.

2. Jalankan pembaruan sistem

Buka Update Manager (ikon perisai di dekat jam), klik Refresh, lalu pasang semua pembaruan yang muncul.

Pembaruan pertama biasanya cukup banyak dan bisa memakan waktu — itu wajar. DVD dibuat pada tanggal rilis, sedangkan perbaikan keamanan terus berjalan sesudahnya. Butuh koneksi internet untuk langkah ini.

3. Nyalakan cadangan otomatis

Setup Wizard Timeshift memilih jenis snapshot RSYNC atau BTRFS

Langkah pertama Timeshift: pilih RSYNC (pilihan bawaan, cocok untuk hampir semua orang). Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Timeshift memilih lokasi penyimpanan snapshot pada daftar disk

Langkah kedua: pilih lokasi penyimpanan. Gambar: panduan instalasi resmi Linux Mint (CC0).

Buka Timeshift dan ikuti panduannya — pilih RSYNC, lalu tentukan lokasi penyimpanan, lalu atur jadwalnya. Program ini menyimpan kondisi sistem secara berkala, sehingga kalau suatu saat ada yang rusak, Anda bisa mengembalikannya ke keadaan sebelumnya.

Perhatikan keterangan di layar kedua: Timeshift tidak bisa menyimpan ke partisi Windows (NTFS). Jadi kalau Anda memasang berdampingan dengan Windows, pilih partisi Linux, bukan drive Windows-nya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Saya beli versi 19.3 Cinnamon, tapi gambar di panduan ini dari versi lain. Apa masih berlaku?
Berlaku. Pemasang Linux Mint hampir tidak berubah sejak versi 19 sampai 22 — urutan layar dan nama tombolnya sama. Perbedaan kecil pada warna atau tata letak tidak mengubah langkahnya.

Apa bedanya Cinnamon, MATE, dan Xfce?
Ketiganya adalah Linux Mint yang sama, hanya berbeda tampilan dan keringanannya. Menurut keterangan resmi Linux Mint: Cinnamon paling modern dan paling lengkap fiturnya, MATE lebih tradisional dan lebih ringan, dan Xfce paling ringan dengan fitur paling sedikit tapi sangat stabil. Perbandingan tampilannya dan panduan memilih versi ada di Pilih Linux Mint Versi dan Edisi Mana?

Instalasi berhenti di tengah jalan, bagaimana?
Coba ulangi dengan compatibility mode di menu boot DVD — langkahnya ada di panduan Cara Boot DVD Installer Linux di Laptop. Kalau berhenti selalu di titik yang sama, kemungkinan DVD tergores atau ada masalah pada hard disk. Hubungi kami dengan menyertakan foto layar saat berhenti.

Setelah restart, laptop langsung masuk Windows — Linux-nya ke mana?
Kalau tadi memilih pemasangan berdampingan, menu pilihannya mungkin terlewat karena hanya muncul beberapa detik. Nyalakan ulang dan perhatikan layar awal. Kalau menunya benar-benar tidak muncul, masuk BIOS dan pastikan urutan boot menempatkan ubuntu atau Linux Boot Manager di atas Windows Boot Manager.

Apakah Microsoft Office bisa dipakai di Linux Mint?
Office versi Windows tidak bisa dipasang langsung. Namun Linux Mint sudah menyertakan LibreOffice yang dapat membuka dan menyimpan berkas Word, Excel, dan PowerPoint. Untuk pekerjaan sehari-hari umumnya lebih dari cukup. Alternatif lain: memakai Microsoft Office versi web lewat browser.

Kalau ternyata tidak cocok, bisa kembali ke Windows?
Bisa. Kalau tadi memilih pemasangan berdampingan, Windows Anda masih ada — tinggal pilih di menu saat menyalakan. Kalau tadi memilih hapus seluruh disk, Windows harus dipasang ulang dari awal memakai DVD atau flashdisk installer Windows.

Belum punya DVD-nya?
Linux Mint tersedia di toko kami dalam 13 pilihan versi dan edisi (19.3, 20, 21.3, 22 — masing-masing Cinnamon, MATE, atau Xfce): lihat pilihan Linux Mint DVD Installer. Bingung memilih? Baca dulu panduan memilih versi dan edisi, atau sebutkan merek dan tipe laptop Anda lewat chat — nanti kami bantu tentukan yang paling pas.

Tim Editorial LPComp

Ditulis oleh

Tim Editorial LPComp

Tim editorial LPComp — praktisi spare part dan aksesoris laptop dengan pengalaman lebih dari 10 tahun mencocokkan kompatibilitas komponen lintas merk laptop.

Keahlian: Spare Part Laptop · Kabel Flex · Charger Laptop · Engsel Laptop · Baut Casing Laptop · Reparasi Laptop

Profil tim · Instagram · YouTube

Artikel Terkait

How-To
Cara Instal SparkyLinux dari DVD: Debian yang Sudah Siap Pakai
How-To
Cara Instal Kubuntu dari DVD: Tampilan Mewah Mirip Windows
How-To
Cara Instal BlankOn Linux dari DVD: Distro Buatan Indonesia
How-To
Cara Instal Gentoo Linux dari DVD: Semua Program Dikompilasi Sendiri