Panduan ini menuntun Anda memasang Ubuntu dari layar pertama sampai sistem siap dipakai. Ditulis untuk orang yang belum pernah memasang sistem operasi sama sekali.
Semua gambar di panduan ini kami buat sendiri dengan menjalankan DVD Ubuntu, lalu memotret tiap layarnya.
Ubuntu adalah distro Linux paling populer di dunia, dan menjadi dasar bagi banyak distro lain — Linux Mint, Lubuntu, Xubuntu, dan Linux Lite semuanya dibangun di atasnya. Dukungan komunitasnya paling luas, sehingga hampir semua masalah yang Anda hadapi sudah pernah ditanyakan dan dijawab orang lain.
Kalau laptop Anda belum bisa membaca DVD-nya sama sekali, selesaikan itu lebih dahulu lewat panduan Cara Boot DVD Installer Linux di Laptop.
Catatan: Pemasang Ubuntu Sudah Berganti
Ini penting supaya Anda tidak bingung saat membandingkan dengan panduan lain. Sejak versi 23.04, Ubuntu memakai pemasang generasi baru dengan tampilan modern — gambar ilustrasi besar di sisi kiri dan 12 titik penanda tahap di bagian bawah.
Panduan lama yang menampilkan jendela abu-abu dengan 7 titik adalah untuk Ubuntu versi lama. Langkah dasarnya mirip, tapi urutan dan nama tombolnya berbeda.
Sebelum Mulai
- Cadangkan data penting Anda. Ada satu layar yang menghapus seluruh isi hard disk dan tidak bisa dibatalkan.
- Charger tercolok, ruang disk minimal 25GB, RAM sebaiknya 4GB ke atas.
- Waktu sekitar satu jam. Ubuntu termasuk yang paling besar di antara distro yang kami jual, jadi pemasangannya lebih lama.
Kalau laptop Anda RAM 2GB atau keluaran sebelum 2012, Ubuntu akan terasa berat — Lubuntu atau Xubuntu memakai dasar yang sama tapi jauh lebih ringan.
Langkah 1: Tunggu Pemasang Termuat
Setelah DVD terbaca, muncul jendela Welcome to Ubuntu bertuliskan "Preparing Ubuntu..." dengan lingkaran berputar.
Bersabarlah di sini. Dari kepingan DVD, tahap ini bisa memakan 3–5 menit — jauh lebih lama daripada distro ringan. Layar yang tampak diam bukan berarti macet. Ini titik yang paling sering membuat orang mengira DVD-nya rusak lalu mematikan laptopnya.
Langkah 2: Pilih Bahasa
Perhatikan 12 titik di bagian bawah — itu penanda tahap. Dokumentasi LPComp.
Saran kami: pilih English. Hampir semua panduan dan jawaban forum Ubuntu memakai istilah Inggris, sehingga nama menu di layar akan cocok dengan yang Anda baca saat mencari solusi nanti. Bahasa bisa diganti kapan saja setelah terpasang.
Klik Next di kanan bawah.
Langkah 3: Tata Letak Keyboard
Dokumentasi LPComp.
Pilih English (US) — itu tata letak standar yang dipakai hampir semua laptop yang dijual di Indonesia. Tidak ada pilihan "Indonesia" tersendiri karena susunan hurufnya memang sama persis. Pastikan kolom Select your keyboard variant di bawahnya juga English (US).
Uji lewat kolom Type here to test your keyboard: ketik @, ", dan ?.
Langkah 4: Koneksi Internet
Dokumentasi LPComp.
Tiga pilihan:
- Use wired connection — kalau laptop tercolok kabel LAN.
- Connect to a Wi-Fi network — pilih jaringan lalu masukkan sandinya. Kalau tertulis No Wi-Fi devices detected seperti pada gambar, perangkat WiFi belum terdeteksi — tidak masalah, lanjutkan dan pasang drivernya setelah terpasang.
- Do not connect to the internet — pasang tanpa internet. Ini sepenuhnya boleh.
Langkah 5: Tawaran Memperbarui Pemasang
Tombol Skip ada di kanan bawah. Dokumentasi LPComp.
Kalau Anda tersambung internet, Ubuntu menawarkan memperbarui program pemasangnya sendiri lebih dulu.
Saran kami: klik Skip. Pemasang bawaan DVD sudah berfungsi baik, dan memperbaruinya hanya menambah waktu tunggu. Layar ini tidak muncul kalau Anda memilih tanpa internet.
Langkah 6: Jenis Pemasangan
Dokumentasi LPComp.
Pilih Interactive installation — sudah terpilih secara bawaan, dan itu memang yang Anda butuhkan: dituntun langkah demi langkah.
Automated installation untuk pengguna mahir yang punya berkas pengaturan siap pakai. Abaikan saja.
Langkah 7: Pilih Kelengkapan Aplikasi
Perhatikan kata offline-friendly pada pilihan kedua. Dokumentasi LPComp.
Layar ini penting untuk pemakai DVD, dan sering salah dipilih. Dua pilihannya:
- Default selection — hanya yang penting: peramban web dan peralatan dasar. Aplikasi lain harus diunduh sendiri nanti.
- Extended selection — termasuk aplikasi perkantoran dan peralatan tambahan. Perhatikan keterangannya: "An offline-friendly selection" — dirancang supaya tetap lengkap tanpa internet.
Kalau Anda memasang tanpa internet, pilih Extended selection. Kalau tidak, Anda akan mendapat Ubuntu tanpa aplikasi perkantoran, dan tidak bisa menambahkannya sampai tersambung internet.
Langkah 8: Perangkat Lunak Tambahan
Dua kotak ini kosong secara bawaan. Dokumentasi LPComp.
Dua kotak yang ditawarkan:
- Install third-party software for graphics and Wi-Fi hardware — driver kartu grafis dan WiFi tertentu, termasuk NVIDIA. Centang kalau ada internet — sering langsung menyelesaikan masalah WiFi atau tampilan.
- Download and install support for additional media formats — supaya bisa memutar MP3, MP4, dan format umum lain. Centang juga kalau ada internet.
Kalau tidak ada internet, biarkan kosong — keduanya bisa dipasang belakangan.
Langkah 9: Disk — Layar Paling Menentukan
Inilah layar yang menentukan nasib data di hard disk Anda. Baca pelan-pelan sebelum mengklik apa pun.
Tampilan pada hard disk kosong. Dokumentasi LPComp.
Erase disk and install Ubuntu
Seluruh isi hard disk dihapus — "Start from scratch on your selected disk". Windows, program, dokumen, foto: semua hilang.
Cocok untuk: laptop yang memang mau dijadikan Linux sepenuhnya, dan datanya sudah dicadangkan.
Install alongside Windows
Pilihan ini hanya muncul kalau laptop Anda sudah berisi Windows — karena itu tidak terlihat pada gambar di atas (disk pengujian kami kosong). Kalau muncul, Windows tetap dipertahankan dan Anda memilih mau masuk yang mana setiap kali menyalakan laptop. Ini pilihan paling aman bagi pemula.
Manual installation
Jangan pilih ini kalau Anda pemula. Keterangannya sendiri menyebut "for advanced users".
Setelah memilih, Anda diminta memastikan disk mana yang dipakai. Kalau ada flashdisk atau hard disk eksternal yang tercolok, pastikan Anda memilih hard disk laptop.
Langkah 10: Akun, Zona Waktu, dan Menunggu
Tiga tahap terakhir:
- Create your account — isi nama, nama komputer, nama akun (huruf kecil tanpa spasi), dan kata sandi dua kali. Ada tombol Show untuk memastikan ketikan. Catat sandi Anda di tempat aman — di Linux, sandi ini diminta setiap kali memasang program atau mengubah pengaturan sistem.
- Zona waktu — pilih Jakarta (WIB), Makassar (WITA), atau Jayapura (WIT). Kalau ada internet, biasanya sudah tertebak benar.
- Ringkasan lalu pemasangan — periksa sekali lagi bagian disk, lalu mulai. Lamanya 30–50 menit dari DVD.
Yang normal terjadi: bilah kemajuan berhenti lama lalu melompat, DVD berbunyi berputar, layar meredup. Yang tidak boleh: mematikan laptop, mencabut charger, atau menekan tombol power.
Saat selesai, pilih menyalakan ulang lalu keluarkan DVD saat diminta. Kalau DVD dibiarkan, laptop akan kembali masuk ke pemasang dan Anda mengira instalasinya gagal — padahal berhasil.
Tiga Langkah Setelah Terpasang
- Jalankan pembaruan. Buka Software Updater lalu pasang semua pembaruan. Yang pertama biasanya banyak — wajar, karena DVD dibuat pada tanggal rilis. Butuh internet.
- Periksa driver. Kalau WiFi belum terdeteksi atau tampilan tersendat, buka Additional Drivers dan pasang yang ditandai recommended. Kalau belum ada internet, DVD installer Anda bisa dipakai sebagai sumbernya — jangan dibuang.
- Kenali Ubuntu Software. Ini pusat aplikasi Ubuntu, tempat memasang program tanpa perlu mengunduh dari situs mana pun. Semua yang di sana sudah diperiksa keamanannya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Layar "Preparing Ubuntu..." lama sekali, apakah macet?
Kemungkinan besar tidak. Dari DVD, tahap ini memang bisa 3–5 menit. Tunggu dulu sebelum menyimpulkan gagal.
Berapa spesifikasi minimal untuk Ubuntu?
Acuan praktis: RAM 4GB ke atas supaya nyaman, ruang disk 25GB, prosesor 64-bit. Kalau laptop Anda RAM 2GB atau keluaran sebelum 2012, pilih Lubuntu atau Xubuntu — dasarnya sama tapi jauh lebih ringan.
Saya pasang tanpa internet, kok tidak ada aplikasi perkantoran?
Kemungkinan Anda memilih Default selection di Langkah 7. Untuk pemasangan tanpa internet, pilihan yang tepat adalah Extended selection. Kalau sudah telanjur, aplikasinya bisa ditambahkan lewat Ubuntu Software setelah tersambung internet.
Apa bedanya Ubuntu dengan Linux Mint?
Linux Mint dibangun di atas Ubuntu, lalu tampilannya dibuat lebih mirip Windows dan beberapa hal disederhanakan. Isi dan keamanannya sama. Untuk yang baru pindah dari Windows, Mint biasanya terasa lebih akrab; untuk yang ingin tampilan Ubuntu asli dan dukungan komunitas paling luas, Ubuntu pilihannya.
Panduan lain tampilannya beda, kenapa?
Kemungkinan itu panduan untuk Ubuntu 22.10 ke bawah, yang masih memakai pemasang lama. Sejak 23.04, Ubuntu memakai pemasang generasi baru dengan tampilan yang jauh berbeda.
Belum punya DVD-nya?
Lihat di toko kami: Ubuntu Linux DVD Installer. Ragu antara Ubuntu dan varian yang lebih ringan? Sebutkan merek, tipe, dan kapasitas RAM laptop Anda lewat chat, nanti kami bantu tentukan.





