Proxmox Backup Server (PBS) bukan sistem operasi untuk kerja sehari-hari, dan juga bukan tempat menjalankan virtual machine seperti pasangannya Proxmox VE. Tugas PBS cuma satu: menyimpan cadangan (backup) virtual machine, container, dan data server - dipasang di mesin/server yang terpisah dari server yang datanya dicadangkan. Panduan ini adalah perkenalan awal, bukan panduan instalasi layar-per-layar penuh - Semua tangkapan layar di bawah adalah potret kami sendiri dari Proxmox Backup Server 4.2.
Ringkasan cepat: PBS adalah "brankas cadangan" - dipasang di server terpisah dari Proxmox VE (atau server lain yang mau dicadangkan), lalu menyimpan backup harian dengan teknik deduplikasi supaya hemat ruang penyimpanan secara drastis. Instalasinya sendiri mirip installer Proxmox VE (boot dari DVD, setuju lisensi, lalu wizard grafis) dan sama-sama akan memformat disk tujuan - jangan dipasang di disk yang masih dipakai.
Apa Itu Proxmox Backup Server dan Kenapa Perlu?
Kalau Proxmox VE (PVE) adalah sistem yang menjalankan virtual machine, Proxmox Backup Server adalah pasangannya yang menyimpan cadangan dari virtual machine itu. Dua peran ini sengaja dipisahkan menjadi dua sistem, bahkan idealnya dua mesin fisik yang berbeda:
- Proxmox VE - menjalankan VM/container, tempat layanan sehari-hari berjalan.
- Proxmox Backup Server - menyimpan salinan cadangan VM/container tadi, di server lain.
Alasan kenapa cadangan tidak cukup disimpan di server yang sama: kalau server utama rusak hardware-nya, kena ransomware, atau salah konfigurasi sampai datanya hilang - cadangan yang disimpan di disk yang sama ikut hilang atau ikut terenkripsi ransomware. Dengan PBS di mesin terpisah, cadangan tetap aman dan bisa dipakai memulihkan data walau server utamanya benar-benar tidak bisa diselamatkan. Ini prinsip dasar backup yang sering diabaikan: backup yang disimpan di tempat yang sama dengan data aslinya bukan backup yang bisa diandalkan.
Keunggulan utama PBS dibanding sekadar menyalin file cadangan manual adalah deduplikasi: data dipecah jadi potongan-potongan kecil (chunk), dan potongan yang isinya sama - baik di dalam satu VM antar hari, maupun antar VM yang berbeda - cukup disimpan satu kali saja. Backup harian VM yang isinya 90% tidak berubah dari hari sebelumnya tidak akan memakan ruang 90% dari ukuran VM lagi, hanya bagian yang benar-benar berubah. Untuk kebiasaan backup harian/mingguan, penghematan ruang penyimpanan ini bisa sangat besar dibanding menyimpan salinan penuh tiap kali. PBS juga mendukung kompresi, verifikasi checksum otomatis (memastikan cadangan tidak korup), pengaturan retensi (berapa lama cadangan harian/mingguan/bulanan disimpan sebelum otomatis dihapus), dan enkripsi cadangan opsional - semuanya dikelola lewat antarmuka web, sama seperti Proxmox VE.
Sasaran PBS adalah teknisi IT dan admin server yang sudah mengelola Proxmox VE (atau server Linux/Windows lain) dan butuh strategi backup yang layak - bukan pemakai laptop harian yang cuma butuh mencadangkan dokumen pribadi.
Layar 1: Menu Boot
Dokumentasi LPComp.
Layar pertama saat DVD dijalankan sama persis strukturnya dengan installer Proxmox VE - logo Proxmox dan empat pilihan instalasi:
- Install Proxmox Backup Server (Graphical) - opsi yang dipakai hampir semua orang, instalasi dengan tampilan grafis dan mouse.
- Install Proxmox Backup Server (Terminal UI) - instalasi berbasis teks lewat keyboard, berguna kalau monitor yang tersambung tidak mendukung mode grafis.
- Install Proxmox Backup Server (Terminal UI, Serial Console) - sama seperti di atas tapi lewat sambungan serial console, dipakai untuk server rack yang diakses dari jarak jauh tanpa monitor fisik.
- Advanced Options - opsi tambahan seperti mode debug atau memory test.
Menu ini otomatis lanjut ke pilihan pertama dalam beberapa detik kalau tidak ada tombol ditekan - kalau ingin memilih opsi lain, gunakan tombol panah sebelum waktu habis.
Layar 2: Persetujuan Lisensi (EULA)
Dokumentasi LPComp.
Setelah menu boot, installer masuk ke halaman perjanjian lisensi (EULA) - kotak teks di tengah berisi lisensi lengkap Proxmox Backup Server (berbasis GNU Affero General Public License V3), bisa digulir untuk dibaca sampai habis. Tombol I agree harus diklik untuk melanjutkan; instalasi tidak bisa diteruskan tanpa menyetujuinya. Tombol Previous tampak nonaktif karena ini memang layar pertama setelah menu boot, belum ada langkah sebelumnya untuk kembali.
Kebutuhan Perangkat Keras
- Prosesor: 64-bit, tidak perlu dukungan virtualisasi hardware (VT-x/AMD-V) seperti Proxmox VE, karena PBS tidak menjalankan VM - tugasnya cuma menyimpan dan mengelola data cadangan.
- RAM: jauh lebih ringan dibanding Proxmox VE. Untuk skala kecil (mencadangkan beberapa VM), 2-4 GB sudah bisa berjalan. Untuk beban lebih besar, Proxmox merekomendasikan RAM lebih banyak plus ECC RAM kalau memungkinkan - deduplikasi mengandalkan checksum data dalam jumlah besar, dan RAM ber-ECC membantu menjaga integritas data dari kesalahan bit acak dalam jangka panjang.
- Penyimpanan: ini yang paling menentukan. Disk sistem terpisah dari disk datastore (tempat cadangan disimpan) adalah susunan yang disarankan. Datastore idealnya disk/array berkapasitas besar - HDD besar cukup untuk throughput sedang, SSD/NVMe kalau butuh restore cepat atau banyak client mencadangkan bersamaan. Disk sistem SELURUH isinya akan terhapus saat instalasi.
- Jaringan: kabel ethernet, idealnya gigabit ke atas - kecepatan transfer cadangan (terutama restore saat darurat) sangat bergantung pada kecepatan jaringan antara PBS dan server yang dicadangkan.
PBS aman kalau ditempatkan terpisah dari yang dicadangkannya - jangan taruh di mesin yang sama. Menjalankan PBS sebagai VM di dalam Proxmox VE yang sama dengan VM yang dicadangkan menghilangkan gunanya: kalau server fisik itu rusak atau kena ransomware, PBS dan cadangannya ikut hilang bersamaan. Idealnya PBS berjalan di server fisik terpisah (atau minimal disk fisik terpisah), dan untuk data yang benar-benar kritis, pertimbangkan juga menyalin datastore PBS ke lokasi kedua (prinsip 3-2-1 backup) - jangan andalkan satu salinan cadangan saja.
Catatan kejujuran soal dokumentasi ini: sesi pemotretan VM kami untuk DVD ini terbatas, sehingga baru sempat mengambil dua layar - menu boot dan halaman lisensi di atas. Tangkapan layar tahap selanjutnya (wizard instalasi lengkap, antarmuka web PBS setelah instalasi selesai, dan proses membuat datastore pertama) belum sempat terdokumentasikan dan akan kami susulkan. Kami tidak mengarang tampilan layar yang belum benar-benar kami potret sendiri - itu sebabnya panduan ini kami tulis sebagai perkenalan awal, bukan panduan instalasi lengkap layar-per-layar.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa beda Proxmox Backup Server dengan Proxmox VE?
Proxmox VE menjalankan virtual machine dan container - itu yang dipakai untuk layanan sehari-hari. Proxmox Backup Server tidak menjalankan VM apa pun, tugasnya khusus menyimpan cadangan dari VM/container yang berjalan di Proxmox VE (atau data server lain). Keduanya software terpisah, biasanya dipasang di mesin yang berbeda.
Apakah PBS wajib dipasang di server terpisah dari Proxmox VE?
Tidak wajib secara teknis - PBS bisa saja dijalankan sebagai VM di dalam Proxmox VE yang sama. Tapi ini menghilangkan tujuan utama backup: kalau server fisik itu rusak atau kena ransomware, cadangan yang ikut tersimpan di situ juga ikut hilang. Idealnya PBS dipasang di server/disk fisik yang benar-benar terpisah.
Apakah instalasi PBS menghapus data di disk?
Ya. Sama seperti installer Proxmox VE, installer Proxmox Backup Server langsung memformat disk tujuan begitu instalasi dijalankan. Pastikan disk yang dipilih memang boleh dihapus total, dan jangan pasang di disk yang masih dipakai untuk sistem lain.
Apa itu deduplikasi dan kenapa penting untuk backup?
Deduplikasi memecah data cadangan jadi potongan-potongan kecil, lalu potongan yang isinya sama - baik dari hari sebelumnya maupun dari VM lain - cukup disimpan sekali saja, tidak diulang. Untuk backup harian yang sebagian besar datanya tidak berubah dari hari ke hari, ini menghemat ruang penyimpanan jauh lebih besar dibanding menyimpan salinan penuh setiap kali backup.
Berapa RAM dan penyimpanan yang realistis untuk PBS?
RAM jauh lebih ringan dibanding Proxmox VE karena PBS tidak menjalankan VM - untuk skala kecil, 2-4 GB sudah cukup. Yang lebih menentukan adalah kapasitas disk datastore-nya, karena di situlah semua cadangan tersimpan - sesuaikan dengan total ukuran VM yang dicadangkan dikali berapa lama retensi cadangan yang diinginkan (harian/mingguan/bulanan).
Bisa dipakai mencadangkan server selain Proxmox VE?
Bisa. PBS punya client (proxmox-backup-client) yang bisa dipasang di server Linux biasa untuk mencadangkan file/direktori langsung, di luar konteks virtual machine. Tapi penggunaan paling umum dan paling terintegrasi tetap sebagai pasangan Proxmox VE, karena backup VM/container-nya terhubung otomatis lewat antarmuka web yang sama.
Belum punya DVD-nya?
Proxmox Backup Server 4.2 tersedia di toko kami dalam bentuk DVD siap pakai, dikemas rapi dan siap kirim ke seluruh Indonesia: lihat DVD Proxmox Backup Server 4.2. Sudah pakai Proxmox VE dan belum punya server cadangan? Baca juga panduan pasangannya: Cara Instal Proxmox VE 9.2 dari DVD. Belum yakin server yang mau dipakai cukup untuk jadi datastore backup? Sebutkan spesifikasinya lewat chat - kami bantu cek dulu sebelum Anda beli.





