How-To Oleh Tim Editorial LPComp · 4 menit baca · 2026-08-16 · Diperbarui 2026-08-17 None dibaca

Cara Instal Fedora Linux dari DVD: Teknologi Linux Paling Baru

Cara Instal Fedora Linux dari DVD: Teknologi Linux Paling Baru

Foto: dokumentasi LPComp

Bagian dari seri: Instal Linux untuk pemula
  1. Atur BIOS/UEFI supaya laptop mau boot dari DVD
    Mulai dari sini kalau DVD-nya diabaikan dan laptop langsung masuk Windows
  2. Buat flashdisk bootable
    Kalau laptop Anda sudah tidak punya DVD drive
  3. Pasang sistemnyaAnda di sini
    Halaman ini
Lihat semua panduan Linux ›

Fedora adalah distro Linux yang menjadi tempat uji coba teknologi baru sebelum masuk ke Red Hat Enterprise Linux — sistem yang dipakai perusahaan besar di seluruh dunia. Karena itu Fedora selalu membawa versi terbaru dari hampir semua komponen Linux.

Konsekuensinya: Fedora modern dan cepat, tapi siklus rilisnya pendek — versi baru keluar tiap sekitar enam bulan, dan tiap versi didukung sekitar satu tahun. Cocok untuk yang senang mengikuti perkembangan; kurang cocok untuk komputer yang ingin dibiarkan bertahun-tahun tanpa diutak-atik.

Kalau laptop Anda belum bisa membaca DVD-nya sama sekali, selesaikan itu dulu lewat panduan Cara Boot DVD Installer Linux di Laptop.

Catatan soal gambar di panduan ini

Sebagian besar gambar di panduan ini adalah tangkapan layar kami sendiri, diambil dari pemasangan Fedora 44 yang benar-benar kami jalankan. Dua gambar di bagian proses pemasangan berasal dari dokumentasi publik berlisensi bebas dan sumbernya kami cantumkan di bawah gambarnya.

Sebelum Mulai

  • Cadangkan data penting Anda.
  • Charger tercolok, ruang disk minimal 25GB, RAM sebaiknya 4GB ke atas.
  • Waktu sekitar satu jam.

Langkah 1: Booting dan Mode Coba

Menu boot Fedora 44 dengan pilihan Install Fedora dan Test this media

Dokumentasi LPComp.

Setelah DVD terbaca, Fedora Workstation masuk ke mode Live — berjalan langsung dari kepingan tanpa menyentuh hard disk.

Manfaatkan untuk memeriksa: WiFi terdeteksi? Suara keluar? Touchpad jalan? Kalau semua beres, cari ikon Install to Hard Drive di daftar aplikasi, lalu klik dua kali.

Langkah 2: Kenali Cara Kerja Anaconda

Layar Ringkasan Instalasi Fedora 44 berbahasa Indonesia dengan bagian Lokalisasi, Perangkat Lunak, Sistem, dan Setelan Pengguna

Dokumentasi LPComp.

Layar Selamat Datang di Fedora 44 berbahasa Indonesia dengan pilihan bahasa Indonesia terpilih

Dokumentasi LPComp.

Fedora memakai pemasang bernama Anaconda, dan bentuknya berbeda dari kebanyakan distro. Ini yang paling sering membingungkan orang yang terbiasa dengan Linux Mint atau Ubuntu.

Perbedaannya:

  • Distro lain menuntun Anda bertahap: satu layar, klik Next, layar berikutnya, dan seterusnya.
  • Anaconda menampilkan satu halaman ringkasan berisi kotak-kotak. Anda mengklik kotak yang ingin diisi, mengisinya, lalu kembali ke halaman ringkasan. Urutannya bebas.

Aturan pentingnya: kotak yang bertanda segitiga peringatan oranye wajib diisi. Tombol Begin Installation tidak bisa diklik sampai semua peringatan hilang. Kalau tombolnya tampak mati, itu sebabnya — bukan karena macet.

Langkah 3: Isi Kotak-kotaknya

Layar Tujuan Instalasi Fedora dengan keterangan peranti dibiarkan tak tersentuh sampai tombol Mulai Instalasi diklik

Dokumentasi LPComp.

Layar Papan Ketik Fedora dengan tata letak Inggris AS

Dokumentasi LPComp.

Yang perlu Anda isi:

  1. Keyboard — pilih English (US). Itu tata letak yang dipakai laptop di Indonesia.
  2. Time & Date — pilih Asia / Jakarta (WIB), Makassar (WITA), atau Jayapura (WIT).
  3. Installation Destination — ini kotak paling menentukan. Pilih hard disk tujuan.
    • Biarkan pilihan penyimpanan Automatic kalau Anda pemula — Anaconda akan mengatur pembagian partisi sendiri.
    • Periksa baik-baik disk mana yang tercentang. Kalau ada flashdisk atau hard disk eksternal tercolok, cabut dulu supaya tidak tertukar.
    • Kalau hard disk sudah berisi Windows, Anaconda akan menawarkan mengecilkan partisi Windows agar Fedora bisa berdampingan. Baca keterangannya dengan teliti.
  4. Network & Host Name — nyalakan kartu jaringan kalau ingin tersambung internet saat memasang.

Setelah semua peringatan oranye hilang, klik Begin Installation. Sejak titik ini hard disk mulai ditulisi.

Langkah 4: Menunggu

Layar pemasangan Fedora menampilkan empat tahap: Storage configuration, Software installation, System configuration, Finalization

Layar proses pemasangan Fedora. Empat tahapnya terlihat jelas di bawah. Gambar: Wikimedia Commons, lisensi CC0.

Fedora versi baru menampilkan kemajuannya dalam empat tahap berurutan:

  1. Storage configuration — menyiapkan dan memformat hard disk.
  2. Software installation — menyalin sistem. Ini yang paling lama.
  3. System configuration — mengatur sistem yang baru dipasang.
  4. Finalization — merapikan.

Di bawah tiap tahap ada keterangan pekerjaan yang sedang berlangsung. Lamanya 20–40 menit dari DVD.

Proses instalasi Fedora sedang berjalan

Proses pemasangan Fedora berjalan. Gambar: Wikimedia Commons, lisensi GPL.

Yang normal terjadi: kemajuan berhenti lama lalu melompat, DVD berbunyi berputar, layar meredup. Yang tidak boleh: mematikan laptop, mencabut charger, atau menekan tombol power.

Langkah 5: Selesai dan Pengaturan Awal

Layar Buat Pengguna Fedora dengan isian Nama lengkap, Nama pengguna, dan Sandi

Dokumentasi LPComp.

Setelah selesai, keluarkan DVD lalu nyalakan ulang. Berbeda dari distro lain, Fedora baru menanyakan nama dan kata sandi Anda setelah menyala pertama kali, bukan saat memasang.

Ikuti layar sambutannya: pilih bahasa, tata letak keyboard, lalu buat akun Anda — nama, nama akun (huruf kecil tanpa spasi), dan kata sandi. Catat sandi Anda di tempat aman.

Tiga Langkah Setelah Terpasang

  1. Jalankan pembaruan. Buka Software, lalu pasang semua pembaruan. Fedora bergerak cepat, jadi pembaruan pertama biasanya besar. Butuh internet.
  2. Aktifkan repositori tambahan. Fedora secara bawaan hanya menyertakan perangkat lunak yang sepenuhnya bebas. Untuk memutar sebagian format video dan memasang driver tertentu, Anda perlu mengaktifkan sumber tambahan bernama RPM Fusion. Kalau video tidak mau jalan, ini biasanya penyebabnya.
  3. Pahami siklus rilisnya. Fedora mengeluarkan versi baru tiap sekitar enam bulan, dan tiap versi didukung sekitar setahun. Jadi sistem Anda perlu dinaikkan versinya secara berkala — bukan dibiarkan bertahun-tahun.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tombol Begin Installation tidak bisa diklik.
Masih ada kotak bertanda segitiga peringatan oranye yang belum diisi — biasanya Installation Destination. Klik kotak itu, pilih hard disk tujuan, lalu klik Done di pojok kiri atas.

Kok saya tidak ditanya nama dan kata sandi saat memasang?
Itu memang perilaku Fedora. Akun dibuat setelah pemasangan selesai, pada saat sistem menyala pertama kali.

Video MP4 tidak bisa diputar.
Fedora tidak menyertakan komponen pemutar video tertentu karena alasan lisensi. Aktifkan repositori RPM Fusion, lalu pasang paket kodeknya. Butuh internet.

Apa bedanya dengan Ubuntu?
Fedora membawa komponen versi lebih baru dan menjadi dasar Red Hat (dunia perusahaan). Ubuntu lebih fokus pada kemudahan pemakaian sehari-hari dan punya dukungan jangka panjang yang lebih lama. Untuk laptop harian yang ingin tenang, Ubuntu atau Linux Mint lebih santai; untuk yang ingin selalu terbaru, Fedora.

Belum punya DVD-nya?
Lihat di toko kami: Fedora Linux DVD Installer. Ragu antara Fedora dan distro lain? Sebutkan tujuan pemakaian dan spesifikasi laptop Anda lewat chat, nanti kami bantu tentukan.

Tim Editorial LPComp

Ditulis oleh

Tim Editorial LPComp

Tim editorial LPComp — praktisi spare part dan aksesoris laptop dengan pengalaman lebih dari 10 tahun mencocokkan kompatibilitas komponen lintas merk laptop.

Keahlian: Spare Part Laptop · Kabel Flex · Charger Laptop · Engsel Laptop · Baut Casing Laptop · Reparasi Laptop

Profil tim · Instagram · YouTube

Artikel Terkait

How-To
Cara Instal SparkyLinux dari DVD: Debian yang Sudah Siap Pakai
How-To
Cara Instal Kubuntu dari DVD: Tampilan Mewah Mirip Windows
How-To
Cara Instal Gentoo Linux dari DVD: Semua Program Dikompilasi Sendiri
How-To
Cara Instal BlankOn Linux dari DVD: Distro Buatan Indonesia